You are here:: Kabar PMIJ Reportase Tim PMIJ at Hashimoto Cup 2011

Reportase Tim PMIJ at Hashimoto Cup 2011

E-mail Print

Assalamualaykum warahmatullaahi wabarakaatuh

Hari Sabtu berawan, tgl 7 Mei 2011, pertandingan futsal Hashimoto Cup 2011 diadakan di Shokugyo Nouryoku Kaihatsu Daigaku (a.k.a Noukaidai). Alhamdulillah untuk Hashimoto Cup tahun ini, PMIJ mempersiapkan dengan mantap pengadaan anggota Tim PMIJ, walaupun gak pake latihan :D

PMIJers yang memperkuat tim PMIJ kali ini adalah Agyl (Kapten), Fadlil, Faisal, Attamimi, Eka, dan Aisar. Tidak lupa manager tim PMIJ yaitu Fajri, koordinator Komite Olahraga PMIJ. Sebelumnya terdaftar juga Komabaers 2011 yaitu Wiwit, Anshar dan Fadlil, serta Iqbal dari Dentsudai, tapi karena beberapa hal mereka berhalangan memperkuat tim kita T_T

Sekitar pukul 9, hampir semua anggota tim PMIJ sudah berkumpul di lapangan, melakukan pemanasan2 kecil sambil bermain-main kesana kemari. Semua terlihat senang sekali melepas rindu... rindu sudah lama gak liat bola kaki, hehe..

Setelah dinanti-nanti, akhirnya acara Hashimoto Cup dibuka secara resmi oleh MC sekitar pukul 10.15. Pembukaan diawali dengan kata sambutan dari ketua panitia Yohanes dan perwakilan PPI-Kanto bidang Olahraga akh Faris, serta ditutup dengan pesan sponsor dr Diolabs oleh akh Aisar. Tidak lupa panitia membacakan kembali peraturan-peraturan dalam Hashimoto Cup kali ini.

Sebanyak 12 tim berpartisipasi. Tim PMIJ pun harus berhadapan dengan 3 tim lain, yaitu Takushoku Daigaku, tuan rumah Noukaidai, dan Noudai, dalam penyisihan grup.

PENYISIHAN GRUP

Pertandingan pertama tim PMIJ adalah melawan tim tuan rumah, Noukaidai. Pertandingan yg terdiri dari 2 babak masing-masing 5 menit berlangsung cukup sengit. Duet penyerang Muhammad-Fadlil (kayak namanya satu orang ^ ^;) didukung oleh libero center Agyl beberapa kali menusuk pertahanan lawan. Serangan musuh pun mampu dipatahkan oleh defense Aisar dan Eka. Sayang disayang, kekosongan pertahanan tim PMIJ sempat terjadi dan tidak disia-siakan oleh penyerang Noukaidai yaitu Wiyang, sehingga 1 gol pun harus rela direbut oleh lawan. Disitulah tim PMIJ tidak patah semangat, serangan balasan pun semakin gencar ke gawang Noukaidai. Pertahanan sisi kiri Noukaidai berhasil diterobos oleh Agyl sampai garis belakang, lalu operan manis ke sisi tengah pun disambut oleh Muhammad dengan tendangan sliding, lalu "GOOOLL..!!". Alhamdulillah PMIJ berhasil menyamakan kedudukan ^ ^

Akhir cerita, pertandingan pertama berakhir seri 1-1 melawan tim Noukaidai.

Pada pertandingan kedua, tim PMIJ berhadapan dengan tim Takushoku Daigaku. Lawan-lawannya kebanyakan bapak-bapak ^ ^; Meskipun bapak-bapak, tapi tidak kalah gesit sama para pemain lain yang masih berumur 20an. Saya kurang ingat bagaimana ceritanya, tapi tiba-tiba saja PMIJ sudah kebobolan >.<

Selain itu, salah satu penyerang utama PMIJ yaitu Muhammad pun kemudian cedera lutut yang cukup parah, sehingga harus meninggalkan lapangan >.<

Ya Allaah..! >.<

Formasi tim PMIJ berantakan, kekosongan di wilayah pertahanan kerap terjadi... walhasil, tim PMIJ harus rela dan sabar dibobol 0-4 oleh bapak-bapak dari Takushoku Daigaku... Kanpai deshita.. T__T

Setelah pertandingan kedua, pertandingan dihentikan karena sudah masuk waktu ishoma.

Pertandingan kembali dibuka pada jam 1 lebih. Kali ini tim PMIJ harus rela berjuang dengan jumlah member pas 5 orang, tanpa cadangan pemain. Kapten pun berpikir keras... akhirnya sampailah kita pada ultimate formation (halah), yaitu formasi "lambang Volcom" = 4 defense 1 penyerang. Dengan strategi ini diharap tidak ada lagi kebobolan di gawang PMIJ (lha wong yang jaga gawangnya 4 orang :p). Dan alhamdulillah, PMIJ setelah itu tidak pernah kebobolan lagi (yeaah..!) :D

Selain strategi baru, tim PMIJ kemudian selalu memulai pertandingan dengan semangat baru --> seluruh tim mengulurkan tangan menyatukan telapak tangan, "Bismillaahirrahmaanirrahiim, PMIJee.. ALLAHU AKBAR!!!". Takbir pun menggema di lapangan itu... :)

Pertandingan terakhir di penyisihan grup pun dimulai, PMIJ vs Noudai. Eka-Fadlil-Faisal-Aisar, kwartet defense PMIJ dengan sangat solid menghalau semua serangan Noudai. Di depan, Kapten Agyl (saya, red.) seorang menunggu bola dari belakang :p

Setiap kali bola berhasil direbut oleh defense PMIJ, dengan sigap counter-attack dilancarkan. Dengan kemampuan pas-pasan, kapten menyerang pertahanan Noudai dari arah samping. Ternyata Fadlil dan Aisar dari belakang tidak tinggal diam, maju ke depan bersiap menerima umpan matang dari samping. Umpan pertama di terima oleh Aisar, lalu ditendang, dan "GOOOLLL..!!". Tim PMIJ pun berhasil merebut gol pertama. Lalu di kesempatan berikutnya, umpan setengah matang dari Agyl disambut dengan tendangan dari Aisar, lalu "GOOOLL!!", gol ke-2 sukses direbut tim PMIJ. Lalu memasuki pertengahan babak terakhir, Agyl menerima bola dari belakang, dijaga ketat oleh 2 orang defense Noudai. Dengan cekatan dia memutar badan dan berhasil membuat peluang. Langsung saja dilesatkan tendangan kaki kiri oleh Agyl, dan "GOOOOLLL..!!", gol ke-3 menjadi rejeki tim PMIJ hari itu. Kemenangan pertama pun diraih tim PMIJ dengan skor gemilang 3-0.

Akhirnya peraihan nilai penyisihan grup, dengan 1 seri, 1 kalah, 1 menang, dan jumlah gol -1, tim PMIJ meraih nilai yang sama persis dengan tim tuan rumah Noukaidai. Setelah dimusyawarahkan, peringkat ke-2 dari grup, harus diputuskan dengan tendangan penalti...

THE PENALTY KICKS

Tendangan penalti dilakukan dari jarak yang cukup dekat, sekitar 4-5 meter, tetapi kiper tidak boleh menggunakan tangan. Tugas mulia sebagai kiper, dengan sigap diambil alih oleh backing sponsor kita yang baik, yaitu akh Aisar ^ ^

Pada tendangan penalti disini, tiga gol pertama akan mengakhiri semuanya. Dipilihlah penendang PMIJ: Aisar, Faisal, dan Agyl. Aisar sebagai penendang pertama dengan manis memasukkan bola ke dalam gawang yang dijaga oleh kiper Noukaidai yaitu Ilham, yang merupakan koordinator bidang Buletin PMIJ juga.. hehe.

Serangan balasan oleh tim Noukaidai, membawa posisi sementara 1-1. Faisal sebagai penendang kedua, menyelesaikan tugasnya dengan baik. Beruntung sekali penendang ke-2 tim Noudai menendang bola lebih tinggi dari mistar gawang, sehingga posisi sangat menguntungkan, yaitu 2-1 untuk PMIJ. Penendang terakhir, Agyl, gagal memasukkan bola (areee....? ^_^;). Jika tim Noukaidai berhasil menyamakan kedudukan, Fadlil sudah siap maju sebagai penendang ke-4. Tetapi dengan gagah berani, kiper kita Aisar berhasil menghadang tendangan terakhir lawan dengan dadanya sehingga PMIJ berhasil lolos penyisihan grup dengan menang tendangan penalti 2-1 :)

Langsung saja pertandingan dilanjutkan ke perempat-final, PMIJ vs Yokohama National Univ (YNU), yang kebanyakan bapak-bapak juga ^_^ PMIJ pun tidak gentar bertanding lagi dengan formasi lambang Volcom yang belum terkalahkan. Beberapa peluang-peluang manis PMIJ untuk mencetak gol berhasil diraih, tapi sayang harus tertahan oleh kecekatan kiper tim YNU yang luar biasa. Akhirnya oh akhirnya, kedudukan berakhir 0-0, dan lagi-lagi harus diselesaikan dengan tendangan penalti.

Tendangan penalti kali ini pun dieksekusi oleh orang yang sama, tapi beda urutan. Sekali lagi posisi kiper PMIJ diserahkan kepada Aisar. Tendangan pertama dari PMIJ oleh Agyl berhasil ditepis oleh kiper YNU (gagal maning gagal maning.. T.T ). Begitu pula tendangan kedua PMIJ oleh Faisal gagal menjeblos gawang musuh. Sayang sekali tendangan tim YNU tidak berhasil digagalkan oleh sang kiper, sehingga hari itu pun perjuangan PMIJ berhenti sampai perempat-final.

Well, honestly, we didn't expect that we could go this far. Alhamdulillah. Semua anggota tim PMIJ mengakhiri permainan di Hashimoto Cup 2011 dengan wajah puas dan senyum yang manis.. hehe (Untuk akh Muhammad, smoga lekas sembuh. Syafakallah)

Demikian reportase partisipasi tim PMIJ di Hashimoto Cup 2011. Kurang lebihnya penulis mohon maaf.

Semoga saja PMIJ bisa lebih berjaya di Hashimoto Cup yang akan datang, amiiin.

Wassalamualaykum warahmatullaahi wabarakaatuh

Agyl Fajar Rizky
Presiden PMIJ/Kapten tim PMIJ

(photo credit to: Eka Raditya Rooshartanto)



Share artikel ini di berbagai situs jejaring sosial: